5 Mitos Keliru Tentang Perhiasan, Sudah Tahu Belum?

Mitos Keliru Tentang Perhiasan

Salah satu item fashion yang lekat hubungannya dengan penampilan adalah perhiasan. Ada anggapan jika perhiasan diidentikan dengan wanita, namun tidak sedikit juga pria yang mengenakannya. Selain asumsi keliru tersebut, ada juga mitos keliru lainnya tentang perhiasan. Berikut 5 mitos keliru tentang perhiasan.

 

Mitos Keliru Tentang Perhiasan

Perhiasan dengan Batu Berlian Biasanya Langka

 

Sejak lama batu berlian memang memiliki harga yang mahal dibandingkan dengan jenis perhiasan lainnya. Bahkan berlian jenis tertentu yang jumlahnya hanya sedikit di dunia harganya lebih mahal lagi. Misalnya berlian berwarna merah dan biru yang tergolong langka. Jadi, sebenarnya batu berlian tidak tergolong langka. Batu permata bernama painite dengan bentuk segi enam berwarna cokelat merah dan jingga lah yang langka.

 

Keaslian Emas Dapat Diuji dengan Menggigitnya

 

Apakah Anda pernah mendengar pernyataan ini? Sebagian besar dari kita pasti sudah pernah mengetahuinya. Mitosnya, emas murni bersifat lunak dan jika digigit dengan keras akan meninggalkan bekas gigitan di dalamnya. Faktanya, pembuat perhiasan palsu sering menggunakan logam lunak yang berbahaya seperti timbal, kemudian dipulas menyerupai emas. Sebaiknya uji keaslian emas dengan bantuan professional atau pergi langsung ke toko emas.

 

Emas Memiliki Tiga Warna

 

Perhiasan emas yang beredar di toko perhiasan kebanyakan berwarna kuning dan putih. Namun ada satu warna lagi yang jarang diketahui yaitu, warna rose gold atau merah tembaga. Sebenarnya emas tidak memiliki tiga warna. Emas hanya memiliki warna kuning. Selain warna tersebut, biasanya merupakan hasil dari percampuran emas dengan logam lainnya. 

 

Perhiasan Berlian Tidak Bisa Hancur

 

Batu berlian memang memiliki karakter yang kokoh, kuat, serta terkesan tidak mudah untuk rusak. Namun tahukah Anda? Sebenarnya berlian hanya dapat tergores dengan batu berlian lainnya. Oleh karena itu, jika Anda mempunyai perhiasan berlian, sebaiknya simpan dan rawat dengan baik agar tidak saling tergores.

 

Perhiasan Batu Opal Mendatangkan Sial

 

Batu opal merupakan batu yang pertama kali ditemukan ribuan tahun lalu. Dulu batu opal dianggap bisa mendatangkan banyak keberuntungan. Bahkan Bangsa Romawi menganggapnya sebagai perpaduan dari keindahan dan batu pembawa keberuntungan. Namun seiring berjalannya waktu, batu opal malah dianggap sebagai pemicu wabah, pembawa bencana dan kemalangan. Faktanya, batu opal merupakan salah satu jenis batu yang bisa dijadikan perhiasan yang harganya bisa sangat mahal.

 

Kualitas Perhiasan Berlian Terlihat dari Warnanya

 

Perhiasan dengan batu berlian memang memiliki harga yang mahal. Harga ditentukan oleh kualitas berlian. Salah satu kriteria dalam menilai kualitas dan keaslian berlian adalah dengan mempertimbangkan 4C yaitu Clarity, Color, Cut, dan Carat.

Itulah 5 mitos yang keliru tentang perhiasan. Pernahkah Anda mendengar mitos lainnya tentang perhiasan?